HARLEY CHALLENGES & ADVENTURES

Tantangan dan Petualangan ber-Harley Davidson

BIG BIKE SAFETY RIDING

Mengendarai motor besar memang merupakan “TANTANGAN”, namun jangan lupa “RESIKO” yang ditimbulkanya apabila kita sebagai pengendara “TIDAK SIAP”

Beberapa resiko yang akan terjadi antara lain : – Motor Mogok, Kecelakaan dari ringan sampai fatal.
Untuk meminimalisir RESIKO itu, ada beberapa hal yang harus di perhatikan :

Pertama : KESIAPAN KENDARAAN

Kedua : KESIAPAN PERLENGKAPAN PERORANGAN

Ketiga : KETRAMPILAN MENGENDARAI MOTOR BESAR

I. KESIAPAN KENDARAAN.

Dalam hal ini sebagai rider wajib mempersiapkan motor besarnya sesuai dengan cek list sebagai berikut :

1. Cek tekanan ban depan / belakang

2. Cek tekanan Shok becker (bila ada, mis : pada motor Harley Davidson type touring)

3. Cek tekanan jok (bila ada, mis : HD type Police)

4. Periksa ketegangan rantai

5. Cek fungsi lampu-lampu, sein, rem, indikator-indikator, dll.

6. Cek bahan bakar, olie, minyak rem.

7. Sesuaikan kedudukan kaca spion

8. Cek air radiator (bila ada)

II. KESIAPAN PERLENGKAPAN PERORANGAN.

Sebagai rider kita harus benar-benar siap dengan kelengkapan perorangan ini, jangan gunakan perlengkapan “SEKENANYA”, karena keselamatan kita dipertaruhkan disini, oleh karena itu :

1. Gunakan Helm yang sesuai (DOT)

2. Gunakan Jaket yang sesuai (bila perlu yang ber-protector)

3. Gunakan kaca mata

4. Gunakan sarung tangan yang sesuai

5. Gunakan sepatu yang sesuai (booth, anti slip)

6. Gunakan celana yang sesuai (bukan kain biasa yang mudah robek / terbakar)

III. KETRAMPILAN MENGENDARAI MOTOR BESAR.

Hal ini bisa di dapat melalui “LATIHAN” dan “LATIHAN”

1. Kuasai teknik pengereman, biasakan menggunakan kombinasi rem yaitu menekan rem depan 70 % dan rem belakang 30 % pada jalan lurus dan pada kecepatan tinggi.

2. Kuasi teknik menikung, biasakan kurangi kecepatan menggunakan engine break pada saat “hendak” memasuki tikungan, dan tambahkan gas pada saat sudah berada di tikungan, badan tetap vertikal.” Tekan ” stir kanan untuk belok ke kanan, ” Tekan ” stir kiri untuk belok ke kiri ( stir tidak dibelokkan tetapi di “TEKAN”)

3. Arah pandangan adalah arah yang dituju ( menoleh ke kiri bila belok kiri, menoleh ke kanan bila belok kekanan )

4. Pandangan jauh ke depan, untuk mengetahui keadaan lalu lintas secara umum.

5. Hindari Blid spot.

6. Formasi touring zigzag.

7. Jaga jarak aman (3 second).

8. Hormati pengendara lain.

3 Comments »

  1. Artikel sampeyan apik mas .. Salut ..

    Comment by hari bro | January 2, 2009 | Reply

  2. sekedar tambahan:
    perlu diingatkan kepada biker yang suka memainkan gas ( mbleyer-mbleyer ) sebaiknya lihat kondisi dan situasi.kalau pas ber iring2an kasihan yang persis dibelakangnya..tidak nyaman karena suara yg terlalu keras dan seringnya di main2 kan gas nya dan selain itu juga mengundang rasa tidak simpati pemakai jalan yang lain kalau pas masuk kota.silahkan saja dipuaskan kalau pas diluar kota dan iring2annya tidak terlalu dekat.(sekali-kali perlu dicoba untuk mendengarkan sendiri sambil berdiri dibelakang motor-nya…)

    Comment by adji pamungkas | October 13, 2010 | Reply

  3. keren…. apalagi setelah diracuni seharian… jd pengen cepet cepet punya bos

    Comment by andri sidharta | May 19, 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s