PENYEBAB REM “BLONG” PADA HARLEY DAVIDSON.
Sering terjadi pada banyak pengendara Harley Davidson mengeluhkan tentang sistem pengereman pada motornya yang sering terjadi BLONG khususnya pada bagian rem belakang.
Hal itu memang dapat terjadi karena cara dan kebiasaan yang salah pada penggunaan rem.
Rem blong dikarenakan panas yang berlebihan pada disc break, yang mana panas yang berlebihan tersebut mendorong break fluid tidak dapat bekerja dengan maksimal sehingga mengakibatkan rem tidak dapat bekerja. Hal itu terjadi biasanya karena kesalahan / kebiasaan yang salah pada cara pengereman.
Yang dimaksud dengan kebiasaan yang salah adalah pada saat mengendarai Harley kaki kanan selalu berada diatas tuas rem, dengan posisi ini tanpa sadar pengendara selalu menekan tuas rem sehingga terjadi gesekan yang terus menerus pada break system, sehingga terjadi panas yang berlebihan dan mengakibatkan rem blong.
Hal tersebut diatas biasanya banyak terjadi pada jalan dengan jalur naik – turun, oleh karena itu biasakan menggunakan engine break. Jangan biasakan kaki terus menerus menempel pada tuas rem belakang.
Seperti misalnya untuk jalur jalan turunan yang sangat tajam dan panjang ( seperti di cemoro sewu dari arah tawangmangu ke sarangan magetan jawa timur ) gunakan system engine break, rem belakang gunakan pada saat hendak memasuki tikungan saja untuk mengurangi laju kendaraan. Untuk lebih amannya lagi dapat gunakan gigi perseneling satu, tutup gas biarkan motor meluncur dengan sendirinya tanpa memainkan kopling, kurangi laju kendaraan dengan rem depan dan sekali-sekali rem belakang.
Selamat menikmati perjalanan anda, berlatihlah membiasakan kaki tidak selalu berada diatas tuas rem belakang, karena selain dapat terjadi rem blong, juga apabila terjadi situasi yang krusial secara otomatis kaki akan menekan rem belakang dengan tiba-tiba yang bisa mengakibatkan sliding (selip), ingat rem depan 70% dan rem belakang 30 %. Namun demikian kalaulah rem sudah blong jangan panik, tetap tenang gunakan rem depan dan engine break, nanti sesaat kemudian setelah panas pada break berkurang , rem akan berfungsi sempurna kembali.
-
Archives
- October 2008 (2)
- May 2008 (2)
- April 2008 (7)
- March 2008 (6)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
